Selasa, 17 November 2020

Berjalan sambil tertidur

Saat ini aku baru sadar akan satu hal
Aku tidak menyadari prosesku
Tapi aku menyadari perkembanganku
Seperti berjalan sambil tertidur
Memang Proses lebih Jahat dari pada Perkembangan
Kehidupa yang selalu berantonim
Tidak ada pahit, jika tidak ada manis
Tidak ada kesedihan, jika tidak ada kebahagiaaan

Merasakan perkembangan diri merupakan suatu kenikmatan
Namun sedikit yang mau merasakan proses, karena begitu menyakitkan dan penuh kesedihan
Ingat masalah adalah ujian kedewasaan
Proses adalah urutan pelaksanaan ujian kedewasaan
Berkembang adalah Hasil dari ujian yang sudah anda lalui

Berendam di Sumber Air Panas saat Musim Salju

Saat ini kita setenang Musim Salju yang baru seminggu turun
Sambil menikmatinya dengan berendam di Sumber Air Panas di kaki pegunungan yang begitu tepat
Dengan Suhu yang begitu berbenturan, membuat perasaan semakin campur aduk
Ketika seluruh badan keluar dari tempat rendaman, rasa dingin sangat menusuk badan
Juga sebaliknya
Ketika seluruh badan menenggelamkan diri ke sumber air panas, rasanya terbakar seluruh tubuh
Setengah badan bawah dan setengah badan atas memang harus berada di tempat yang tepat
Pembicaraan juga mempunyai batasanya, jikalau memang melebihi jadikanlah pelajaran

Tapi sebelumnya akhir akhir ini, kita merasakan cuaca yang ekstrim di zona saat ini
Air Danau yang tenang tiba tiba membentuk black hole, dan ada pusaran angin topan diatasnya
Menandakan bahwa setenang apapun kita jika ego memenangkan turnamen pada kompetisi perasaan
Akan selalu menjadi suasana yang mengerikan bahkan akan lebih mencekam kedepannya
Saling memahami satu sama lain merupakan penangkal bencana kita saat ini
Nyatanya kita baru saling mengenal satu sama lain
Dimana kita hanya tahu saja bencana itu akan datang, tapi pada saat datang kita tidak tau harus melakukan apa - apa
Tapi ku percaya, seiring ekstremnya cuaca yang kita alami saat ini
Kita bisa menjadi pawang dari cuaca pada kedepanya
Bukan malah berganti profesi, Tapi menekuni Profesi yang sudah dipiilih

Catatan Kaki pada Lembaran Rasa

Suka lucu sama janjiku dan janjinya
Baik dulu ataupun sekarang
Terlontar oleh lisan, tertangkap lewat perasaan

Nyatanya liat saja sekarang
Sudah bisa senyum sumringah masing - masing
Rasa juga sudah berubah
Ketetapan hati juga berubah
Janji pun diciptakan kembali oleh kedua insan
Untuk menulis cerita dilembaran baru

Kalimat mu hari ini sangat kontradiktif dengan yang lalu
ya entah itu drama untuk melanggengkan hubungan kalian
Atau jangan - jangan untuk pamer kemesraan
ya semua alasan itu pasti punya tujuan

Aku menulis ini hanya mengingatkan padamu
padamu yang pernah mengkhianati seseorang
padamu yang masih mengingat niat baik ku dengan cara yang salah

Untuk Rasa yang masih tertinggal di sana
Untuk Luka yang masih membekas sayatanya
Untuk Ego yang masih menunjukkan perangainya
Untuk Prinsip yang masih tertanam rapih dalam polanya

Berapapun kau menunjukan ku hal yang sudah menjadi kebahagian mu
Akupun ikut bahagia
Dan sekarang aku juga sudah menemukan, seseorang yang sudah jadi poros rasaku

Senin, 16 November 2020

Curahatan yang tak Terdengar

Dengan volume Suaraku yang standar
Aku pernah bilang saat di perjalanan naik motor
Gak selamanya yang cantik itu menyenangkan dan menenangkan
hah ? apa kamu bilang
aku hanya tersenyum menatap jalan yang kulalui

Aku bilang kamu itu budeg, hahah "dengan suara yang keras dan sambil tertawa"
Yeuhhh"melontarkan muka datar" aku melihatnya dibalik spion yang sengaja aku arahkan ke wajahnya
Karena dulu kupikir kamu adalah yang terakhir, ternyata bukan "jawabku denga satir"-gumamku dalam hati-

Senin, 09 November 2020

Berkunjung ke Kaki Pegunugan

Berkelok - kelok jalan menuju rumah mu

Naik dan turun lintasanya 

Berubah - ubah suhunya 

Melewati sawah, lembah,  dan hutan

Banyak sensasi yang panjang ketika aku menuju kerumah mu kala itu

Sama seperti dulu perasaanku padamu, saat pertemuan sampai perpisahan tiba


Dulu ku kira kita pasangan yang sangat serasi, orang pun banyak yang berkata seperti itu

Sampai aku berpikir bahwa kita akan berada ditaman yang sama, walau musim terkadang berubah menjadi ekstrim

Seperti saat aku melewati desa ke desa selanjutnya, dari dingin hingga panas lalu dingin kembali


Saat diperjalanan pun aku menyaksikan sajian dari alam, dimana alam memberikan pemandangan yang sangat indah

Disitu kupikir alam memberikan semangat untuk ku

Krena di perjalanan aku sempat bosan dengan masalah - masalah hidupku yang ada di pikiran ku

Dan seringkali masalah - masalah itu, suka berimbas kepada kesehatan badan seseorang

yaa aku merasakan itu ... 

kadang lelah dijalan, ngantuk, haus, lapar, dan masih banyak yang lainya 

Ya lumayan menguras tenaga ...

Saat perjalanan dalam mencapai tujuan ku waktu itu ...

Yakni Berkunjung ke Kaki Pegunungan

Semua Lelah ku terbayar saat ku berkunjung kesana 

Karena dihidang kan dengan senyuman dan keramahan penuh rasa cinta dari penguninya yang di lemparkan kepadaku 





Sariyaa

Oh sariyaa

Emosi mu sungguh mempesona

Di beberapa cuplikan pertemuan ku dengan mu

Kau sungguh malu - malu layaknya matahari fajar

Tatapan mu dingin dan menghangatkan

Intruksimu yang halus 

Mebuatku terbawa arus 


Oh sariyaa

Gerak - gerikmu seperti Maling 

Mengumpat ketika aku ingin melihatmu 

Dan berlari ketika kamu terlihat olehku

Kau bukan monyet sirkus, Tetapi tingkah laku mu lebih menggemaskan darinya

Kau bukan singa romawi, Akan tetapi lebih mendebarkan ketika aku mendekatimu 

Jancur Barsap

Kamu ga salah Aku yang salah Iyaa aku yang terlalu menuntut Aku juga yang berambisi mendapatkan kamu seutuhnya Hingga aku lupa bahwa kamu ju...